Archive

Uncategorized

Salah seorang sahabat saya bekerja di bidang makanan (PR dan marketing). Iseng-iseng saya memperlihatkan blog makanan saya, dan dia menyarankan kenapa nggak dibuat public saja? Toh saya saat itu sedang curhat ingin cari hobby baru. Masalahnya saya nggak mau membuat public blog pribadi, alamat email pribadi, identitas pribadi saya karena banyak alasan (hehe apa cari-cari alasan?)

Ya sudah diputuskan karena ini kayak proyek saya yang dimentori olehnya, saya benar-benar mulai dari nol. Dari akun wordpress, alamat email dan akun Instagram khusus untuk ini. Cari nama pun susah, nggak ada yang nyangkut di hati… sampai pas lagi sun Loki kepikiran namanya Cat Lady Kitchen saja.

Screen Shot 2017-06-04 at 3.22.53 PM

Ini blog baru khusus makanan dan resep saya. Yang Eating In lama, akan dihapus begitu resepnya saya pindahkan semua ke sini.

Screen Shot 2017-06-04 at 3.24.20 PM

Saya juga bikin akun Instagram khusus postingan makanan untuk proyek ini.

Yang demen dengan postingan makanan, boleh dong di-follow blog dan Instagram barunya (saya nggak sering-sering posting makanan lagi ceritanya nanti di IG biasa). TERIMA KASIH BANYAK! 🙂

 

Blog: Cat Lady in The Kitchen

Instagram: @catladykitchen

Hai teman-teman yang sudah pada ikutan giveaway saya, terima kasih atas keikutsertaannya ya! Seperti yang sudah dijanjikan hadiahnya ada dua yaitu sebuah tempat lilin dan sebuah buku resep, dua-duanya khas New Zealand. Pemenang dipilih melalui random number generator yang saya dapatkan di Mbah Gugel.

Berikut nomor undian yang saya pakai, nomornya dari urutan comment yang saya terima di postingan.

  1. Wulan
  2. Bayutrie
  3. Neng Syera
  4. Crystal
  5. Shiq4
  6. Joey
  7. Mrs. Muhandoko
  8. Presyl
  9. Puji
  10. Rietsi Vicia
  11. Christa
  12. Ata
  13. Wiwien

Oke yuk mari, kita undi bersama!

Hadiah Pertama: Tea Light Lantern
Pemenangnya nomer 12 yaitu Ata!

Screen Shot 2017-05-16 at 9.18.59 PM

Hadiah Kedua: Buku Resep Edmonds
Pemenangnya nomer 9 yaitu Puji!

Screen Shot 2017-05-16 at 9.22.05 PM

Selamat ya yang sudah pada menang dan terima kasih banyak yang sudah pada ikutan 🙂 saya senang sekali dengan masukan-masukannya. Ata dan Puji, nanti kita email-emailan ya untuk tukeran alamatnya.

IMG_20160111_200105791

Siang ini begitu keluar kantor untuk lunch, saya melihat coretan ini di jalanan sebelum zebra cross di depan gedung. Kreatif sekali. Menarik perhatian orang pastinya. Kalau pasang selebaran atau poster belum tentu banyak yang memperhatikan (contohnya, orang seperti saya hahaha). Panahnya menunjukkan arah menuju tempat NZ Trade tersebut untuk mendonorkan darah hari Jumat besok.

Pernah nggak kalian mendonorkan darah?

Selain tentunya karena alasan mulia menolong orang lain mendonorkan darah juga baik untuk kesehatan tubuh kita sendiri. Tetapi saya sendiri belum pernah mencoba mendonor, wong disuntik aja udah gemetaran. Takut jarum pokoknya.

Waktu saya SMA dulu Palang Merah Indonesia pernah berkunjung ke sekolah. Sayapun mendaftarkan diri, habisnya teman-teman semua mendaftar terus saya takut diejek gara-gara takut jarum! Ha ha ha, cetek banget alasannya waktu itu. Sesaat sebelum giliran mendonor tiba kesehatan kami dicek… rupanya saya punya tekanan darah rendah jadi nggak boleh mendonor. Saat itu rasanya lega dan merasa beruntung. Sekarang? Beuhhh jauh dari senang. Soalnya punya tekanan darah rendah itu cepat capek, nanti berkunang-kunanglah, dan sebagainya.

Tetapi saya termasuk donor, lho!

IMG_20160121_174937696

Ya, di kartu identitas alias SIM ini (di New Zealand tidak ada KTP — kartu tanda identitas kalau bukan SIM ya paspor, atau ada juga kartu 18+ tetapi nggak bisa digunakan untuk daftar yang resmi-resmi, khusus buat tanda umur saja) dituliskan bahwa saya adalah donor. Donor di sini maksudnya kalau *amit amit ketuk ketuk meja* pemegang SIM ini meninggal akibat berbagai sebab pihak medis boleh mengambil organ tubuhnya yang masih bagus untuk didonorkan ke orang yang membutuhkan. Nggak usah minta persetujuan keluarga karena sudah diberi izin oleh si pemegang SIM.

Kalian ada cerita menarik tentang mendonor?

Sebentar lagi saya pulang dan pulangnya juga bawa turis pula.

Minta bantuan ide dong di Jakarta dua minggu, enaknya ke mana dan ngapain aja ya? Maklum sudah lama nggak pulang, tempat seperti Skye aja saya nggak tahu. Idenya nggak termasuk hiburan malam ya, karena nggak enak pulang malem-malem sama orang tua 😀

So far ide saya, Ancol/Dufan, Taman Safari, Kota Tua, Pasar Baru, Mangga Dua, sehari di Bandung, Chinatown/Glodok, Waterbom terus sisanya ya mall-mall saja… mati ide! Taman Mini Indonesia Indah saya belum pernah pergi, worth it nggak ya?

Terimakasih bantuannya x

image

Ide postingannya dapat dari baca blognya JNYta… makasih ya untuk idenya. Sudah permisi juga kok mau buat postingan ini. Duluuuuuuuu di blog abege galau saya pernah posting juga, jaman baheula. Jadi iseng pengen buat posting ringan.

Tas gede ini adalah kantong Doraemon saya, bisa muat macam-macam, ada tali pendek dan tali panjangnya. Selama ini dipakai sih awet dan masih terlihat baru (usianya hampir 2 tahun). Tapi karena tendency berat, tas ini hanya dibawa khusus untuk kerja saja, kalau weekend saya pakai tas kecil yang cuma muat dompet, HP dan kacamata item. Jadi… ada apa saja di dalam tas ini?

  • Payung Lipat
    Payung lipat ini adalah payung terbagus dan berkualitas yang ampun awetnya… warnanya ngejreng lagi jadi nggak bakal kelupaan. Selama beli payung ini sudah 1.5 tahun saya nggak beli payung baru. Kalau beli yang murah biasa saja, cepat rusak karena angin di Auckland sini (apalagi kalau lagi hujan) suka bikin payungnya terbalik. Ya betulan, semua payung yang dulu kalau nggak bolong, pasti terbalik di jalanan. Payung merek Blunt ini banyak ukurannya (mau dari yang lipat kecil sampai yang buesar juga ada), ada warranty tahan angin (jadi kalau rusak dalam jangka waktu 2 tahun, bisa diganti), jadi nggak rugi. Malah lebih rugi beli yang murah tapi cepat rusak, terus kudu beli payung lagi.
  • Essential Pouch
    Pouch hitam di bawah payung, isinya macam-macam essential dari Panadol (kalau tiba-tiba migrain atau sakit kepala), cairan pembersih tangan, liner, tampon, lipstik, sisir, ikat rambut dan… peniti! Kalau mendadak butuh, apalagi di kantor.
  • Swipe Card dan Kunci
    Kunci rumah wajib banget karena kalau terkunci di luar mahal sekali biaya panggil orang untuk buka pintunya, swipe card karena tanpa ini nggak bisa masuk kantor, repot.
  • Kacamata Hitam
    Saya paling nggak tahan dengan glare sinar matahari (apalagi yang sore) dan kebetulan ada riwayat katarak dan generasi makula di keluarga inti. Makanya saya selalu sedia kacamata hitam dan memang beli yang kualitasnya bagus supaya bisa block sinar ultraviolet yang kurang bagus untuk mata. Dari tahun 2008, saya baru ganti kacamata hitam baru tahun ini karena yang lama rusak. Awet sekali, karena yang lama dipakai setiap hari dan liburan kemanapun ikut.
  • Scarf
    Scarf kesayangan yang selalu sedia kalau-kalau cuaca drop dari baju yang dipakai. Scarf ini betul-betul hangat, awet dan multifungsi; bia dipakai bermacam-macam gaya (sampe ada videonya segala, bisa dipakai dengan 16 gaya lho. Bisa jadi cardigan segala. Scarf-nya beli di Lululemon, namanya Vinyasa Scarf.
  • Dompet
    Dompet kulit warna ngejreng, soalnya kalau warna gelap, suka ketinggalan! Dompet ini disayang-sayang karena dompet idaman dari belum kerja, terus setelah sudah kerja nabung dulu baru belinya. Super awet juga sudah 2.5 tahun tidak pernah ganti dompet dan masih bagus. Dompet ini nggak ada uangnya, soalnya memang nggak bawa cash dan isinya penuh macem-macem kartu.
  • Botol Air
    Botol air kesayangan merek BBBYO (dan protective case-nya). Dengan membeli ini kita ikut menyumbang dana ‘Save The Ocean’ program mengurangi plastik di pantai gitu. Botolnya bisa keep minuman dingin sampai 12 jam dan panas sampai 6 jam.

Just a quick post… karena nggak sempet hari ini jadi post dari HP deh. Padahal bener2 nggak pernah post dari HP sebetulnya tapi kalau besok… udah lewat dong harinya.

Today is a very special day tidak berasa Loki-ku udah umur setahun.

image

Makin badung dan kalau sesiangan dia suka berjemur di luar, atau di halaman tetangga yang beralas kayu. Tetangga-tetangga sampe kenal sama si Loki jadinya.

image

Loki sekarang beratnya 8.5 kg, kalau ngangkat dia capek duh lama-lama. Tapi seneng aja dia manja, suka diangkat, dikelonin.

image

image

Ai lup yu pul Loki, semoga dia gak rewel dan makin empuk tahun ke tahunnya…

Oneng: eh eh gue nanya dong, loe kalo beli celana item gitu di mana?
Gue: beli aja di toko a, b, c dst tapi cari ankle crop… ankle crop bule jadinya celana panjang kita.
Oneng: oh gitu… ah tapi susah ya dsini cari celana panjang, emang mesti di indo, kalo potong2 mahallll
Gue: oh tapi temen gue si A waktu itu beli bareng gue kok, ngepas aja tuh ankle pantsnya
Oneng: oh si A stinggi apa? Loe sih enakkkkk tinggi gampang cari celana, gak pendek kaya gue.
Gue: si A setinggi loe gt kok, cari aja ankle pantsnya kan panjangnya nggak tentu.
Oneng: oh oke deh… ya ujung2nya paling gue balik indo baru cari.

Terus pembicaraan, minta saran etcnya apa tujuannya?? Kalo yakin diriku jauh lebih tinggi buat apaan minta saran kalo ujung2nya jg toh endingnya gitu. Oneng oh oneng… cape deh.